Berkreasi dengan Doodle dan Lettering dalam Smesco Digipreneur Day

Apa sich lettering dan doodle itu? Mungkin masih awam untuk beberapa orang termasuk aku. Lettering dan Doodle mungkin terkesan asing tapi ternyata sudah banyak dipakai dan banyak menghias restoran atau cafe di Jakarta sebagai bentuk promosi atau branding. Pada tanggal 27 Agustus lalu, aku berkesempatan mengikuti pelatihan Doodle oleh Tanti Amelia dalam rangkaian acara Smesco Digipreneur Day di gedung Smesco Rumahku, Gatot Subroto. Semangat banget untuk menambah ilmu kreasi baru dalam hidupku dengan mengenal Doodle. Selain Doodle dan Lettering terdapat pelatihan foto produk oleh Ferry Ardianto dan Bode Boni.
 
Smesco Digipreneur Day - doc.pribadi
Tema “The Power of Content Series” dari Smesco Digipreneur Day ini mendapat sambutan baik dari pihak Kementerian Koperasi dan UKM. Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM (LLP KUKM) , Ahmad Zabadi sangat  mengapresiasi terselenggaranya Smesco Digipreneur Day dan keterlibatan aktif blogger sebagai salah satu penggiat media sosial. “Saya sangat mengapresiasi keterlibatan netizen fotografer dan penggiat media sosial dalam acara Smesco Digipreneur Day. Ini salah satu upaya buat UKM agar lebih kreatif dan inovatif karena karya mereka akan diabadikan dan dipromosikan di dunia maya, saluran yang lebih luas lagi dari pemasaran biasa,” ujar Ahmad Zabadi.
 
Bode, Ika (Indoblognet), Tanti, Wimda & Ferry - doc.pribadi
Smesco Digipreneur Day adalah salah satu ruang bagi aktifitas promosi dan produk UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Smesco dan branding Smesco secara lebih efektif  dan Doodle serta Lettering juga bisa menjadi media kreatif untuk membranding Smesco. Smesco Rumahku yang menjadi tempat acara sebagai LLP KUKM  juga terus berupaya melakukan berbagai terobosan inovatif, memberikan ruang dan akses pemasaran bagi produk UKM untuk berkembang dan kompetitif melalui keikutsertan dalam pameran dan membuka celah bagi pasar ekspor.

Winda K - doc.pribadi
Tanti Amelia sebagai pelatih doodle ini juga seorang blogger dan penulis sastra yang berkolaborasi dengan Kartini Blue Bird dan dukungan dari Faber Castle selama satu hari penuh memberikan ketrampilan doodlenya. Tanti juga menggandeng Winda Krisnadefa yang jago membuat seni lettering. Iya aku menyebutnya sebagai seni karena karya lettering seperti lukisan, indah dan penuh makna.

Awal pelatihan peserta dibagikan peralatan untuk menulis lettering dan menggambar doodle, seperti kuas, tinta, kertas biasa, buku kotak besar, kertas khusus, pensil, penghapus. Peralatan untuk menulis lettering dan doodle ini bisa mudah didapatkan dengan harga cukup terjangkau di toko online. Untuk brush pen lettering masih banyak yang import dan brand kuretake yang bagus untuk direkomendasikan.

Menulis Alfabet Lettering - doc.pribadi
 Lettering itu soal keluwesan tangan dalam menulis dan dengan aturan dasar menulis untuk gerakan keatas goresannya tipis dan kebawah tebal. Simple aturannya namun prakteknya susah. “Tidak ada kata salah dalam lettering, yang diperlukan hanya banyak latihan,” ujar Winda. Peserta diajarkan menulis dasar lettering dengan menulis per huruf alfabet, mulai dari A-Z didalam buku kotak besar menggunakan tinta khusus dan kuas no.2.

  



Hasil Latihan - doc.pribadi
Huruf demi huruf digoreskan di buku kotak besar dan peserta benar-benar serius agar bagus hasilnya alias maunya seperti hasilnya Winda membuat lettering. Pastinya tidak akan sama. Meski sempat jeda makan siang, sesudahnya peserta tetap antusias belajar menulis lettering. Setelah belajar menulis A-Z lettering kemudian diajak untuk menulis dalam rangkaian kata yang dihias dan kemudian dibingkai cantik. 

 Ditengah pelatihan hadir staf dari Blue Bird menginformasikan adanya program Kartini Blue Bird  (KBB) yang sudah ada lebih dari satu tahun. Selama ini KBB telah memberikan berbagai macam pelatihan enterpreneurship kepada perempuan Indonesia dan membagikan ilmunya kepada anak-anaknya. KBB mendukung pelatihan yang membangkitkan kemampuan kreativitas sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Pelatihan dilanjutkan dengan doodle oleh Tanti Amelia. Dasar doodle ada tiga (3) hal, yaitu menciptakan karakter dengan tema tertentu atau bebas, lalu digabungkan mix dan terakhir adalah fill yaitu memasukkan warna dalam karakter. Disebutkan oleh Tanti, Doodle itu menyatukan semua karakter yang sudah dibuat dalam satu gambar utuh.
 
Tanti Amelia membuat karakter - doc.pribadi
Dalam pelatihan kali ini yang diajarkan adalah Kawai doodle yang artinya cute atau imut dan mempunyai ciri khas bergaris lembut pada gambar karakternya. Peserta diberikan contoh membuat berbagai karakter yang dilanjutkan dengan alur dasar doodle. Membuat karakter dengan tema, lalu disatukan dalam keadaan utuh, ditebalkan setiap pinggirnya dan diwarnai penuh. 

 
kiri hasil Tanti dan kanan milikku - doc.pribadi

Karya Doodleku - doc.pribadi
Peserta berhasil membuat karya doodlenya. Aku kurang beruntung di tahap terakhir pengerjaan doodle, karena spidol yang digunakan luntur ketika terkena pewarnaan dengan cat air. Namun aku puas dan senang bisa mengenal lettering dan doodle di acara Smesco Digipreneur Day saat itu. Lettering dan Doodle gampang-gampang susah dan harus rutin latihan. Keduanya bisa juga diaplikasikan ke media gelas, kanvas atau tembok besar sekaligus yang sering kita lihat di cafe modern kebanyakan saat ini. Jika ditekuni lettering dan doodle sangat menjanjikan.

Melalui lettering dan doodle kita juga bisa mempromosikan suatu brand atau produk UKM. Dukungan dari LPP KUKM dengan memfasilitasi ruang di Smesco Rumahku benar-benar bisa membantu UKM Indonesia sepengelihatanku selama berada di Smesco Rumahku. 
 
Russel Rockwell Gitar lokal di Smesco - doc.pribadi
Produk UKM tertata dengan apik dan baik Aku sampai terpana dengan banyak produk UKM dan aku yakin itu belum semuanya. Tidak heran jika kita harus berbangga dengan produk lokal kita. Aku sangat mendukung pesan Ahmad untuk “Ayo ke Smesco, dukung produk karya anak bangsa yang bagus dan berkualitas”.-RGP-

Ilmu Bersosial Media dari 3Speakers di Seminar One Day Indosat

Pada 16 Agustus 2016 lalu, aku berkesempatan mengikuti Seminar One Day Women Masterclass tentang Leadership & Public Speaking dari Indosat. Aku mendapatkan undangannya karena memenangkan kuis dari akun twitterku @resi_san beruntung terpilih. Berangkat pagi hari ke Kantor Pusat  Indosat Ooredoo di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir Jakarta Pusat.

doc.pribadi



Ripi Mangkusubroto - doc.pribadi

 Awalnya acara ini direncanakan untuk tanggal 11 Agustus 2016, entah kenapa menjadi mundur pada tanggal 16 Agustus 2016. Aku tetap antusias meski diganti harinya. Pada hari Senin, sesampainya di lokasi sudah banyak peserta yang hadir diantaranya dari Hijabers Mom Community (HMC), Mojang Bogor, komunitas digital Karawang dan undangan. Ternyata yang antusias tidak hanya aku sendiri. Awalnya hanya bisa menduga-duga akan seperti apa ya seminarnya dari Indosat ini. Sewaktu registrasi dibagikan name tag dan notes.


Di awal acara aku menyimak sambutan dari Ibu Ripi Mangkusubroto yang juga antusias dengan terselenggaranya seminar ini. Seminar ini ternyata bagian dari kampanye women connected to broadband internet yang didukung dengan jaringan lancar dari Indosat dan melalui seminar ini diharapkan bisa membangun image positif perempuan melalui media digital.

Yang tidak terduga adalah pembicara yang khusus dihadirkan untuk seminar Leadership & Public Speaking, tiga orang public figure alias artis yang sudah terkenal karena kepiawaiannya membawakan acara. Pembicaranya ada tiga (3) orang, Uli Herdinansyah, Bayu Oktara dan Hilbram Dunar. Pasti udah gak asing lagi kan nama itu bisa kita lihat wajah mereka di televisi atau kita dengar suaranya di radio. Mereka menyebut dirinya dengan 3speakers.

Ilmu Bersosial Media
Feelingku berkata akan menarik sepertinya materi yang akan dibawakan oleh 3 speakers ini. 3 speakers membawakan materi secara bergantian dan dengan gayanya masing-masing, untuk menghilangkan kejenuhan peserta. Di awal materi dibawakan oleh Bayu Oktara yang menyampaikan arti, perbedaan, macam dan peminat sosial media dan aplikasi chat yang ada sekarang. Kemudian Uli Herdinansyah, yang sepertinya masih single sendiri diantara 3 speakers karena selalu diledekin oleh Bayu dan Hilbram untuk dijodohin.

doc.pribadi
Keberadaan sosial media dan aplikasi chat kini sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari, untuk branding, jual beli, menambah jejaring, berbagi informasi, mengekspresikan pendapat atau pekerjaan. Uli Herdinansyah menyarankan untuk memilih menggunakan tiga (3) kata dan warna yang benar-benar mewakili kepribadian atau kemampuan kita sebagai individu untuk ditunjukkan melalui sosial media. Selain itu sebaiknya kita menggunakan foto profil yang sama di setiap sosial media. Selfie dari depan menandakan kepercayaan diri, selfie dari bawah menandakan orang itu kuat dan lebih berwibawa, dan selfie dari atas menandakan seseorang itu butuh perlindungan dan lemah.  Uli pun mengajak peserta seminar untuk selfie saat itu juga, seru ya.
 
Suasana Selfie Bersamaan - doc.pribadi
Tips foto dari Uli lainnya adalah bagi Uli foto yang menarik bisa terlihat komposisinya ketika dibagi menjadi 9 bagian pada satu foto, fokus pada tiap titik tengahnya dan jangan foto dengan jumlah obyek genap. Berfoto dengan jumlah obyek ganjil lebih baik sehingga ada fokus pandang dalam foto.  
 
doc.pribadi
Untuk video baiknya berdurasi 6 detik karena 6 detik adalah format terbaik yang bisa menghubungkan penonton dengan isi video dan bisa menyampaikan pesan yang kuat. Kalau durasi videonya terlalu lama akan membuat bosan duluan yang melihat.  Hilbram juga mengingatkan bahwa audience atau follower itu  mempunyai berbgai macam karakter mulai dari karismatik, thinkers, skeptics, followers atau controllers.
 
Bayu Oktara menikmati musik di gerai Indosat dan selfie bersama peserta - doc.pribadi
Ditengah hari peserta seminar diajak melihat ruang-ruang di Indosat dengan membagi kelompok peserta, kebetulan kelompokku dapat pendamping Bayu Oktara. Peserta mengunjungi gerai Indosat yang berisi customer service, pameran bundling hp dengan Indosat, music spotify dan browsing stand bahkan booth untuk selfie.
 
Kantin dan Kapsul Indosat - doc.pribadi
Setelah ke gerai Indosat, kami naik mengunjungi kantin untuk karyawan Indosat. Suasana kantin belum begitu ramai saat itu. Nuansa cafe  dengan berbagai menu. Yang unik adalah adanya kapsul merah untuk karyawan mempunyai ruang pribadi untuk bermain internet.

Ruang Indosat Command Center - doc.pribadi
Terakhir peserta dibawa ke ruang Indosat Command Center yaitu ruang kontrol dan monitoring Indosat yang menerima keluhan dari berbagai daerah pengguna Indosat di Indonesia. Terjawab juga bahwa nomor handphone yang kita gunakan itu sudah diatur oleh pemerintah.
doc.pribadi
Kembali ke ruang seminar setelah istirahat, dilanjutkan dengan permainan yang dipandu oleh 3speakers dan materi lagi terkait sosial media. Kali ini tentang hastag, Uli menceritakan awal mula penggunaan hastag oleh Chris Messina pada Agustus 2007 yang akhirnya menjadi syarat utama branding. Hastag diibaratkan seperti lemari yang memudahkan kita mencari apapun di sosial media dan hastag juga ternyata ada aturannya, yaitu
  • Jangan gunakan hastag terlalu banyak
  • Buatlah hastag sependek mungkin
  • Hastag kita juga bisa dicatatkan artinya
  • Jangan menggunakan spasi atau tandabaca pada hastag
  • Temukan definisi hastag pada website #tagdef
Aksi 3speakers - doc.pribadi
Fakta menarik lainnya yang bisa diserap dalam seminar ini adalah berapa lama audiens menghabiskan waktu untuk bermain sosmed dan terlama adalah instagram sekitar 3-4 jam per harinya. Selain itu juga ada hari dan jam terbaik untuk posting di sosmed, ini dia:

Sosial Media
Hari Baik Posting
Jam Terbaik Posting
Facebook
Kamis dan Jumat
13.00 dan 15.00
Instagram
Senin dan Rabu
14.00,17.00 dan 22.00
Twitter
Senin – Jumat
12.00,17.00 dan 18.00
Linkedin
Selasa, Rabu dan Kamis
09.00 dan 13.00
Untuk Linkedin biasanya diisi oleh profesional karir usia diatas 30 tahun
 
Do's & Don't dalam Sosial Media - doc.pribadi
Di akhir acara 3speakers mendatangkan  Adetya H. Hutami yang mempunyai produk makanan dan minuman sehat the real food dengan brand trfhomemadeindonesia. Adetya menceritakan kisah berjualan di sosial media yang akhirnya bisa membuka gerainya sendiri. Tips dari Adetya adalah untuk menciptakan variasi produk baru setiap bulannya agar menarik pelanggan, jika produknya unik pasti akan dicari orang, tidak perlu mengeluarkan biaya untuk endorse dan yang paling utama adalah pelayanan yang perlu cepat tanggap (fast respon) kepada pelanggan. 

Buku Hilbram - doc.pribadi

Dalam seminar ini selama keliling melihat ruang di Indosat diadakan lomba foto di sosial media dengan hastag  digital super woman dan alhamdullilah aku beruntung terpilih. Hadiahnya buku My Public Speaking dari Hilbram Dunar.  -RGP-

Tips Bye Bye Lemak dari Bodykey Nutrilite



Mendengar nama Nutrilite sebenarnya sudah tidak asing buatku. Aku pernah konsumsi multivitamin Double X selama dua (2) tahun berkat anjuran dokter spesialisku di Bali karena daya tahan tubuhku yang lemah saat itu. Ketika mendengar Nutrilite mempunyai produk untuk membentuk tubuh yang ideal bernama Body Key dan berkat teman blogger, aku bisa datang ke workshop nutrilite pada 23 Agustus 2016 di kantor Amway Flagship Store di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
 
Bodykey by Nutrilite - doc.pribadi

Jejak Indonesia dalam 49 Tahun ASEAN: Pameran Foto “ASEAN Community 2015 and Beyond”


Mendengar nama ASEAN dibenakku teringat susahnya menghapal kepanjangan ASEAN waktu pertama kali belajar tentang ASEAN dari buku sejarah. Masih pada inget tidak apa kepanjangan ASEAN? Kepanjangan ASEAN adalah Association South East Asian Nations. ASEAN pada tahun ini (2016) berusia ke 49 tahun. Luar biasa perjuangan ASEAN berdiri dari awal hingga kini.
 
Jejeran Bendera Negara ASEAN - doc.timbuncha

Diabetes: Sillent Killer, Perhatikan 3J dalam Pola Makan & Dukung Kampanye Gerakan Indonesia Lawan Diabetes



Tahukah kamu kalau diabetes is sillent killer? Diabetes ternyata hulunya berbagai macam penyakit, mulai dari jantung, ginjal, mata, gigi, kulit sampai kemungkinan amputasi karena luka yang sukar kering. Faktanya diabetes adalah penyakit pembunuh no.3 di Indonesia dan rangking kelima di dunia tahun 2014 untuk jumlah penderita diabetesnya. Bukan suatu hal yang membanggakan. Hal ini merujuk data Sample Registration Survey (SRS). Menyebut Diabetes teringat nenekku di Blora, yang pernah mengalami bekas operasi lama pulih karena ternyata nenek Diabetes. Yang mengkhawatirkan diabetes ternyata bisa menurun karena juga bisa dipengaruhi oleh gaya hidup, diabetes yang menurun adalah diabetes tipe 2.
 
Menteri Kesehatan di tengah - doc.pribadi

Banyak Pilihan Menu Baru di Perjalanan Kereta Api dari Reska



Sekarang bepergian dengan kereta api jarak jauh luar kota tidak perlu lagi membawa bekal banyak-banyak untuk dinikmati di kereta. Tidak perlu takut lagi menunggu pesanan makanan yang tidak kunjung datang atau makanan tersebut tidak enak atau terlalu asin atau yang lebih mengenaskan harga makanan atau minuman yang terbilang mahal. Itu beberapa pengalaman yang kurasakan selama ini berpergian dengan kereta api setiap keluar kota. Dan sepengetahuanku tidak hanya aku saja yang begitu.  Setiap bepergian keluar kota naik kereta banyak kulihat orang menenteng makanan dari vendor di stasiun.

Blogger TDB bersama Reska - doc.TDB

Salam Meong dari Friskies dalam Kampanye #500CatVenture

Friskies #500CatVenture & Mocha doc.pribadi
I Love Cat, suka dan cinta banget sama hewan kesayangannya Nabi Muhammad SAW itu. Aku punya kucing dirumah orangtuaku namanya Mocha. Sengaja kutinggal dirumah Ibuku untuk menghibur hati ibuku yang hanya tinggal berdua dengan adik bungsuku. Ibuku memanggilnya dengan Cimot. Kucing terbukti memang bisa menjadi bagian dari keluarga, mampu menghibur kita dengan polahnya. Senada dengan hal tersebut, Friskies brand makanan kucing kenamaan mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama membangun rasa cinta kepada kucing melalui Kampanye Program Friskies #500CatVenture. Kampanye Friskies #500CatVenture ini adalah bentuk kepedulian terhadap kucing dan dalam rangka merayakan Hari Kucing Sedunia.

Mengenal Sejarah Indonesia Melalui Kuliner Bersama Jakarta Food Adventure & Synthesis Development

doc.pribadi
doc.pribadi

Siapa sich yang enggak doyan makan dan wisata kuliner? Aku aja suka (senyum). Setiap aku pergi ke suatu daerah yang utama untuk dilihat dan dinikmati itu kulinernya, makanan khas daerah tersebut. Sebut saja contoh Bali dengan ayam betutunya, lawarnya, sate lilitnya dan masih banyak lagi tapi yang paling bikin kangen nasi klungahnya. Bikin rinduuu.


Aku baru tahu dibalik nikmat dan lezatnya makanan tersimpan makna sejarah didalamnya Jakarta Food Adventure bekerjasama dengan Synthesis Development pada 6 Agustus lalu menyelenggarakan Petualangan Kuliner Indonesa yang terdiri dari rangkaian acara Talkshow Dunia Kuliner serta Festival Kuliner yang isinya icip-icip makanan pilihan dari JFA.
 

Talkshow Dunia Kuliner yang bertempat di Mall Bassura, Jakarta kali ini bertema “Petualangan Kuliner Indonesia dan Kuliner Indonesia di mata dunia dengan pembicara Ira Lathief sebagai pendiri JFA, Harry Nazaruddin dan Lidia Tanod dari JalanSutra. Aku hadir bersama teman Blogger Crony dan hadir juga teman blogger dari komunitas blogger lain. Buat yang belum tahu apa itu JFA, Jakarta Food Adventure adalah sebuah trip organizer yang fokus kepada wisata eksplorasi budaya dan kuliner yang didirikan di awal tahun 2016.

Dengan Kuliner Mengenal Indonesia
Ira Lathief menyampaikan bahwa melalui kuliner kita bisa mengenal sejarah dan trade mark suatu bangsa atau negara. Sebut saja kue Cane dari India, Sushi dari Jepang, Pizza dari Italia, Burger dari Amerika, Tomyam dari Thailand dan Rendang dari Indonesia yang sudah diakui oleh dunia melalui UNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization).
 
Jamur Kulat Pelawan
Undangan dan blogger juga terkagum-kagum akan informasi mengenai Jamur Kulat Pelawan dari Bangka Belitung yang ternyata harganya mahal, dijual mulai 1,5 - 2 juta rupiah sekilonya. Jamur Kulat Pelawan ini sering digunakan dalam masakan dan sudah terkenal.
 
Starling "starbuck keliling"
Indonesia kaya dengan banyak kulinernya sebenarnya. Banyak wisatawan asing yang mengakui kelezatan kuliner Indonesia. Bahkan banyak yang menggangapnya unik, seperti nasi goreng gila yang banyak disukai wisatawan asing, bahkan bos aku orang Belanda senang sekali dengan rendang buatan ibuku. Bahkan Starling alias starbuck keliling (penjual minuman yang berkeliling dengan sepeda) juga unik bagi beberapa wisatawan asing. Kita perlu mencontoh brand seperti JCO (brand donat) dan Kebab Turki Baba Rafi yang sudah mulai dikenal di luar negeri. Untuk meningkatkan penjualan dan daya tarik pembeli, dalam hal mutu, rasa, kemasan dan promosi yang baik agar suatu produk bisa makin dikenal di dunia.

Sesi Icip-icip Kuliner
Voucher yang dibagikan - doc.pribadi
Setelah sesi talkshow, para blogger dan undangan dibagi menjadi kelompok untuk mulai sesi icip-icip dan diajak ke kantor marketing Bassura City yang terletak diluar Mall Bassura. Tersedia aneka ragam kuliner nusantara yang unik yang telah diseleksi oleh tim Jakarta Food Adventure, seperti Sayur Babanci dari Betawi (Historia Kafe), Martabak rendang ( D’Marco Martabak), Kue-kue khas kampung tugu dari Jakarta (Emma Catering) Desa Portugis di Semper, Jakarta Utara, Es Pallubutung dari Makasar (Bikini’s Food), Kue Lapet dari Batak Tapanuli dan Teh Talua dari Sumatera Barat
 
Kebetulan aku berada di kelompok yang mendapat sesi icip-icip pertama di kantor marketing Bassura City. Kami menukar voucher untuk mendapatkan satu porsi tiap makanannya. Disana aku mencoba Sayur Babanci, Es Pallubutung, Lapet dan Timpan. Saat menikmati sesi icip-icip, pemandu kelompok menjelaskan darimana asal makanan tersebut.

doc.pribadi

Sayur Babanci cukup unik menurutku karena berisi irisan daging dan kelapa muda dengan kuah santan. Sebenarnya memakai petai, namun karena aku kurang suka jadi tidak kutambahkan. Uniknya disebut Sayur Babanci karena dianggap tidak jelas jenis makanannya. Soto bukan, kare juga bukan. Selain itu juga disebut sayur tapi tidak ada sayur didalamnya. Sayur Babanci ini dimakan bersama ketupat dan sayur aseli Betawi ini sudah mulai langka.




Yang segar saat icip-icip di kantor marketing Bassura City adalah Es Pallubutung yang merupakan salah satu minuman favorit masyarakat Bugis, selain Es Pisang Ijo. Bedanya Es Pallubutung dengan Es Pisang Ijo hanya pada balutan  adonan ijo yang ada Es Pisang Ijo.
 
Es Pallubutung - doc.pribadi
Kemudian kami pun beranjak ke kantor marketing Prajawangsa. Kami melanjutkan sesi icip-icip Martabak rendang (D’Marco Martabak), Kue-kue khas kampung tugu dari Jakarta (Emma Catering) Desa Portugis di Semper, Jakarta Utara, dan Teh Talua dari Sumatera Barat.
Talua - doc.pribadi
  

 Aku suka sekali dengan Teh Talua yang dihidangkan hangat. Perpaduan rasa manis susu, telur yang tidak amis, teh, gula dan jeruk nipis membuatnya rasanya unik ketika diseruput. Teh Talua adalah minuman khas Sumatera Barat dan telur kampung yang biasa digunakan dalam campurannya. Bikin ketagihan dan pengen terus sampai sekarang.



Martabak rendang, pasti tidak susah membayangkannya. Siapa yang tidak tahu martabak telur dan rendang. Martabak rendang adalah kombinasi keduanya. Martabak telur sebagai lapisannya dan diisi dengan rendang. Unik bukan, inovasi baru memakan rendang tanpa perlu ribet.Sekali suap rendang terasa dalam gigitannya.
 
Martabak Rendang - doc.pribadi
Secara berkala Jakarta Food Adventure mengadakan Jelajah Kuliner di berbagai kawasan Jakarta yang memiliki pengaruh budaya dan kuliner antar bangsa seperti Explore Little India di Pasar Baru, Explore Old Town Batavia di Kota Tua, Explore Portuguese Village di Kampung Tugu dan Explore Little Arab di Cikini. Untuk yang tertarik wisata kuliner sambil belajar sejarah bisa pantau kegiatan JFA.

Mengapa di Mall Bassura?


Sempat bertanya-tanya sebenarnya apa hubungannya wisata kuliner dengan Mall Bassura. Mall Bassura yang menjadi bagian dari Synthesis Development ini sedang membuat acara bertema Indonesia Is Me. Kampanye Indonesia Is Me adalah rangkaian acara untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan merupakan inisiatif Synthesis Development untuk terus mendukung program serta kegiatan yang berhubungan dengan Indonesia dari segi budaya, pendidikan, kesehatan, sejarah, seni, dan kulinernya.
 
doc.pribadi
Mall Bassura, Prajawangsa City, Apartemen Bassura, Apartemen Kalibata City, Plaza Semanggi, Casablanca Mansion adalah beberapa project milik Synthesis DevelopmentAcara diakhiri dengan pengumuman live tweet, instagram terbaik dan bagi-bagi hadiah.
-RGP-

kataresi.com 2018. Powered by Blogger.